TUGAS KEDUA (SUBJECT, VERB AGREEMENT, PRONOUN, VERB AS COMPLEMENT)

Standar
  1. Subject, Verb-Agreement

Subject-verb agreement berarti kesesuain verb (kata kerja) dan subjek. Subject dan verb dalam sebuah kalimat harus sesuai (agree). Subjek yang tunggal (singular subject) harus bertemu dengan kata kerja tunggal pula (singular verb), sedangkan subjek jamak (plural subject) harus bertemu dengan kata kerja yang jamak (plural verb).

Contoh kalimat:

1.My friend lives in Jakarta.

(temanku tinggal di Jakarta.)

My friends live in Jakarta.

(teman-temanku tinggal di Jakarta.)

  • Penjelasan:
  • Verb + -s/-es: untuk orang ke tiga tunggal dalam present tense (live-lives)
  • Noun + -s/-es: jamak plural (friend-friends)
  1. Pronoun

Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapan part of speech.

subject Object Reflexive pronoun Possesive pronoun Possesive Adjective
I Me My self Mine My
You You Your self Yours Your
We Us Our selves Ours Our
They Them Them self Theirs Their
He Him Him self His His
She Her Her self Hers Her
It Its It self Its Its

Contoh pronoun :

  1. Subject Pronoun

Kata ganti subjek menggantikan kata benda yang merupakan subjek dari sebuah kalimat. Pada orang ke 3, kata ganti subjek sering digunakan untuk menghindari pengulangan nama subjek.

Contoh : I read a book

  1. Object Pronoun

Kata ganti objek digunakan untuk menggantikan kata benda yang menjadi objek dalam kalimat langsung maupun tidak langsung.

Contoh : Tiffany recieved a message from her last night

  1. Possesive Adjective

Possessive adjectives tidak dapat ganti, tetapi determiners dapat diganti. Hal ini lebih baik dipahami pada saat yang sama dengan pronouns karena mereka mirip dalam bentuk kalimatnya dengan possessive pronouns. Possessive adjektif berfungsi sebagai adjektif, sehingga mereka muncul sebelum kata benda yang mereka ubah. Mereka tidak menggantikan kata benda sebagai kata ganti do.

Contoh : Where did you hide my shoes?

  1. Possesive pronoun

Possessive pronoun menggantikan possessive nouns  baik sebagai subjek atau objek kalimat. Karena kata benda yang digantikan tidak muncul dalam kalimat, maka konteks dari kata benda yang tidak kelihatan itu harus jelas.

Contoh : This book is mine

  1. Reflexive pronoun

Berfungsi untuk memberikan penekanan yang jika diterjemahkan menjadi “diri”, sehingga terkadang diterjemahkan dengan dirinya/mu/kita atau sendiri atau bisa juga digabung menjadi seperti “dirinya sendiri”.

Contoh : she cooks for herself

  1. Verb as Complement ( Kata Kerja sebagai Pelengkap )

Verb complement adalah objek langsung atau objek tidak langsung dari suatu tindakan kata kerja. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun.

Contoh :

  • Jessica resist to begin sing next month

                 Beginning (Gerund)

To begin -> To infinitive

Kalimat Tenses, Subject, Verb, Compliment, Modifier, dan Phrase

Standar
  1. 5 Contoh kalimat Tenses
  • Present Tense : She is tired
  • Present Continues Tense : He driving a car to Bogor now
  • Past Tense : They were here 1 hours ago
  • Past Perfect Tense : I had already bought the book before you suggested me to buy it
  • Future Continues Tense : He will be working at the office when you arrive
  1. Contoh kalimat yang mengandung Subject, Verb, Compliment, dan Modifier
  • She delivered a chicken to lunch yesterday
  1. Contoh kalimat yang mengandung Phrase
  • Clara went to the store for some books

Tugas 5 : Pelanggaran Iklan

Standar
  1. Kasus :

Iklan obat sakit kepala Bodr*x dimana ada adegan sepasang suami istri yang sedang berada di dapur , sang istri sedang memasak dan suaminya mencuci piring. Dalam iklan ini ada adegan kekerasan ringan yang dilakukan oleh si istri kepada suaminya , yaitu sang istri memerintahkan suaminya untuk mencuci piring dengan memukul bagian kepala belakang sang suami dengan cukup keras secara berulang-ulang.

  1. Teori :

Iklan adalah berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan melalui media televisi.

  1. Analisis :

Dari kasus diatas , menurut saya iklan tersebut sudah mengandung unsur kekerasan secara tidak langsung dimana sang istri memukul bagian kepala belakang suaminya hanya untuk menyuruhnya mencuci piring . Hal ini tentu tidak bisa dibenerakan , karena unsur kekerasan yang diperlihatkan di iklan tersebut seakan-akan mengabaikan dampak yang dapat ditimbulkan dari adegan kekerasan yang tentu sangat bisa ditiru oleh masyarakat yang menonton khususnya anak-anak. Walaupun saya yakin , pihak iklan obat sakit kepala tersebut bermaksud untuk menarik minat penonton televisi dengan menampilakan adegan yang mereka anggap lucu dimana sang suami sangat takut kepada istrinya. Teapi, alangkah baiknya pihak-pihak yang ingin menampilkan iklan mengkaji ulang apa yang ingin mereka tampilkan dan tetap memperhatikan norma-norma serta etika periklanan yang ada agar menghasilkan tontonan yang layak serta baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat khususnya anak-anak .

      4. Refrensi : Media Iklan Di Televisi

TUGAS Ke-4 Konflik

Standar

TUGAS Ke-4 Konflik

  1. Kasus :

Kasus ini merupakan pengalaman pribadi saya , waktu itu saya ingin makan siang dan berencana memesan (delivery) makanan cepat saji di M*D dengan menggunakan telepon karena kebetulan saya sedang berada di kosan teman saya . Saya menghubungi nomor pemesanannya , setelah terhubung karyawan disana menjawab dan menanyakan pesanan saya . Kemudian saya menyebutkan pesanannya dan karyawan tersebut menanyakan alamat pengiriman , saya sebutkan alamatnya tapi karyawan itu tidak tahu dan menanyakan alamat yang lebih detailnya , saya sebutkan alamat dengan lebih detail tetapi entah dengan alasan apa karyawan m*d langsung mematikan sambungan telepon padahal saya sedang berbicara . saya bingung kenapa karyawan tersebut memutus sambungan telepon padahal sinyal teleponnya bagus dan suara saya juga terdengar jelas saat menelepon. Karena tidak puas dan ingin mengkomplain saya menelepon kembali , tetapi tidak diangkat oleh karyawan tersebut. Saya merasa kesal dan memutuskan untuk tidak jadi memesan makanan.

  1. Teori :

Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat.

  1. Analisis :

Dari kasus yang saya alami sangat disayangkan masalah tersebut bisa terjadi , padahal perusahaan makanan cepat saji itu terbilang besar dan sudah sangat terkenal . Sikap karyawan yang langsung menutup telepon sangat tidak sopan dan tentu merugikan perusahaan dan konsumen . Dan saat saya ingin mengkomplain atas perilaku karyawan m*d yang tidak menyenangkan malah tidak diangkat , hal ini tentu dapat mengakibatkan citra buruk pada perusahaan makanan cepat saji tersebut. Secara etika bisnis jelas sekali melanggar, pelayanan yang diberikan karyawan tersebut telah melanggar aturan dan tidak seharusnya dilakukan karena hal tersebut bisa membawa pengaruh negatif bagi perusahaan itu sendiri meskipun saya yakin tidak semua karyawan disana yang seperti itu . Solusi dari masalah ini adalah seharusnya perusahaan lebih selektif dalam memilih karyawan dan sering memantau bagaimana kinerja karyawannya agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi karena kepuasan konsumen sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan itu sendiri . Semoga kedepannya perusahaan ini tidak hanya memperhatikan konsumen yang datang langsung kesana tetapi juga memperhatikan konsumen yang memesan makanan secara tidak langsung (delivery order ).

  1. Refrensi : http://id.wikipedia.org/wiki/konflik

http://id.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis

Tugas Ke-3, CSR

Standar
  1. Contoh Kasus : Program CSR pada McDonald’s

Kegiatan CSR yang telah dilakukan McDonald’s  diantaranya adalah membantu puskesmas setempat untuk melaksanakan kegiatan imunisasi gratis serta mengadakan bakti sosial di beberapa lokasi di Jakarta. Itu merupakan kegiatan CSR yang rutin dilakukan oleh McDonald

  1. Teori :

CSR merupakan suatu program yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. . Program ini sangat baik bagi perusahaan maupun masyarakat sekitarnya , manfaat dari CSR bagi masyarakat yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya serta membantu dalam  pemeliharaan fasilitas umum . Sementara itu , manfaat CSR bagi perusahaan adalah meningkatkan citra perusahaan, memperkuat brand perusahaan, membedakan perusahaan dengan pesaingnya serta mendapatkan pandangan yang baik dimata masyarakat.

  1. Analisis :

Dari kasus diatas saya dapat melihat bahwa McDonald secara rutin memberikan bantuan kepada masyarakat sekitarnya dengan melakukan program CSR yang diantaranya adalah melakukan imunisasi gratis serta mengadakan bakti sosial. Hai ini tentu sangat baik bagi kedua belah pihak yakni perusahaan dan masyarakat itu sendiri. Dengan melakukan kegiatan CSR tersebut McDonald’s mendapat citra yang baik dimata masyarakat. Program CSR yang dilakukan oleh McDonald juga bisa dikatakan sukses dan sudah banyak memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar baik dengan bantuan langsung maupun tidak langsung. Semoga McDonalds tetap konsisten melakukan kegiatan CSR tersebut dan terus meningkatkan kualitas layanannya agar tetap dicintai oleh konsumennya dan masyarakat sekitarnya .

  1. Refrensi : Refrensi penulisan ini dari penulisan ilmiah yang dilakukan oleh teman saya yaitu (Anisa Rizky), sebelumnya saya sudah meminta izin terlebih dahulu dalam menggunakan penulisannnya yang berjudul Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Mcdonald’s Jl.Akses UI Depok.

 

Tugas kedua : Etika Utilitirian

Standar

1. Contoh kasus : Contoh kegiatan bisnis yang terdapat disekitar lingkungan rumah saya salah satunya adalah bisnis ritel yaitu Alfamart. Alfamart merupakan salah satu contoh bisnis ritel yang banyak diminati sekarang ini , buktinya dilingkungan rumah saya saja terdapat sekitar 2 alfamart , itu menandakan bahwa Alfamart membawa pengaruh positif dan manfaat bagi masyarakat untuk berbelanja  memenuhi kebutuhan sehari-hari.

2. Teori : Etika utilitirian merupakan suatu ide atau faham dalam falsafah moral yang menekankan prinsip manfaat atau kegunaan dalam menilai suatu tindakan sebagai prinsip moral yang paling dasar. Teori ini mengatakan bahwa suatu kegiatan bisnis adalah baik dilakukan jika bisa memberikan manfaat kepada sebagian besar konsumen atau masyarakat.

3. Analisis kasus : Dikatakan dalam teori etika utilitirian bahwa suatu kegiatan bisnis adalah baik dilakukan jika bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya. Menurut saya, dengan berdirinya alfamart sangat membantu konsumen dalam memenuhi kebutuhan pokoknya khususnya konsumen yang tidak sempat atau tidak suka berbelanja di pasar. Mereka cendrung lebih suka berbelanja di tempat yang bersih dan nyaman seperti alfamart. Contohnya saya , sebagai mahasiswa saya cendrung lebih suka berbelanja di Alfamart karena memiliki fasilitas dan pelayanan yang baik. Hal itu membuktikan bahwa dengan adanya alfamart dapat memberikan manfaat yang positif bagi sebagaian konsumen atau masyarakat sekitar, karena suatu bisnis tidak dapat berdiri sendiri dan karena itu para pebisnis harus pintar dalam menekankan prinsip manfaat atau kegunaan dalam menilai suatu tindakan sebagai prinsip moral yang paling dasar . Dengan menerapkan prinsip tersebut kegiatan bisnis dapat berjalan dengan baik dan bisa diterima oleh masyarakat sekitar.

4. Refrensi: Teori dari penulisan ini saya ambil dari  http://wardoyo.staff.gunadarma.ac.id/

Upacara Slametan Orang Meninggal Masyarakat Jawa

Standar

1. Contoh kasus : Upacara slametan orang meninggal masyarakat Jawa yaitu dengan melakukan doa bersama .  Biasanya dilakukan slametan 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari, setahun pertama, tahun kedua, dan 1000 hari . Slametan tersebut dilakukan dengan cara mengadakan tahlilan di rumah dengan mengundang kerabat dan tetangga dan beberapa ritual lainnya. Makanan untuk upacara slametan tersebut juga berbeda – beda dan sudah ditentukan sebelumnya. Sedangkan pada masyarakat Depok masih ada yang melakukan upacara slametan untuk orang yang meninggal tetapi porses dan upacaranya sedikit berbeda dibandingkan masyarak asli jawa . Upacara yang dilakukan umumnya lebih sederhana dengan mengadakan tahlilan dan doa bersama saja, makanan yang disajikan juga sederhana. Contohnya pada keluarga saya, meskipun saya adalah orang asli jawa tetapi karena sudah lama bermukim di Depok maka saat melakukan slametan, keluarga saya hanya melakukan upacara 3 hari, 7 hari , 14 hari, 40 hari dan 100 hari.

2. Teori : Upacara slametan merupakan salah satu budaya Jawa untuk menghormati orang yang telah meninggal.  Masyarakat Jawa meyakini bahwa arwah orang yang telah meninggal masih berada di sekeliling keluarganya maka dari itu jika ada orang yang meninggal maka mereka akan mengadakan slametan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal tersebut.

3. Analisis : Berdasarkan contoh kasus diatas dapat dikatakan bahwa upacara slametan khususnya slametan orang meninggal sudah mengalami perubahan dan perkembangan. Hal ini disebabkan adanya perubahan pola pikir dari masyarakat , dengan berubahnya pola pikir serta perkembangan zaman maka berubah juga kebiasaan yang diyakini. Kebiasaan yang berubah tetapi tidak menghilangkan makna atau arti dari kebiasaan tersebut, seperti kasus diatas saya sebagai orang Jawa yang bermukim di Depok masih melakukan upacara slametan bagi orang yang meninggal , caranya sama hanya beberapa proses upacaranya yang berbeda tetapi tetap pada aturan yang ada . Menurut saya perubahan sah saja terjadi asalkan tidak menghilangkan makna yang terkandung didalamnya. Dengan masih melakukan kebiasaan tersebut secara benar dan dengan aturan yang sesuai dengan adat Jawa itu sudah menandakan bahwa kita masih menghargai dan mau menjaga kebiasaan adat dari leluhur kita tanpa menghilangkan ketradisionalan didalamnya.

4. Refrensi : Penulisan ini berdasarkan dari keterangan orang tua saya sendiri