Membaca , Menilai, Mengamati, Mengidentivikasi, dan Mengevaluasi Pasar

Standar

Membaca , Menilai, Mengamati, Mengidentivikasi, dan Mengevaluasi Pasar

Suatu perusahaan perlu menganalisa atau membaca peluang pasar yang dapat dimanfaatkan. Membaca peluang pasar merupakan hal yang penting, karena dengan itu perusahaan dapat mengetahui apakah produk yang diciptakan mempunyai peluang untuk dipasarkan dan dengan membaca peluang pasar perusahaan juga dapat mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh konsumen.

Analisa peluang pasar merupakan proses riset terhadap faktor-faktor lingkungan ekstern yang mempengaruhi kegiatan usaha perusahaan tersebut. Lingkungan ekstern merupakan kekuatan yang tidak dapat dikendalikan, sehingga perusahaan harus menyesuaikan diri, dan juga menghasilkan ancaman dan peluang. Perusahaan harus berhati-hati dalam menganalisis lingkungannya sehingga dapat menghindari ancaman dan mengambil manfaat dari peluang.

Untuk meningkatkan volume penjualan dan merebut pangsa pasar yang besar, maka perusahaan harus menggunakan kebijaksanaan- kebijaksanaan yang tepat untuk memasuki peluang pasar yang ada. Selanjutnya perusahaan harus melihat potensi dari pasar

Di dalam kehidupan kita sehari-hari pun banyak tercipta peluang pasar yang bisa kita manfaatkan dalam rangka mendapatkan keuntungannya. Ini contoh sederahana dari peluang pasar :

  • Hallyu wave

Halyu wave atau Korean wave adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop korea atau KPOP secara global ke berbagi negara. Sekarang ini Indonesia pun merasakan hallyu wave yang sangat besar. Dengan adanya hallyu wave otomatis hal yang berhubungan KPOP pasti sangat diminati oleh para penggemar KPOP di Indonesia,dengan ini kita mendapatkan peluang pasar dengan membuat usaha baik dalam bentuk toko maupun online shop yang menjual segala pernak-pernik yang berhubungan dengan KPOP,seperti kaset,baju,sepatu,dll.

Dari setiap kelompok  konsumen dapat dipilih  sebagai suatu pasar sasaran yang akan dicapai dengan menggunakan strategi bauran pemasaran yang tepat. Adapun dasar-dasar untuk membuat segmentasi pasar konsumen,  menurut  Kotler (2002:300) adalah sebagai berikut:

1.      Segmentasi geografi

Segmentasi geografi ini mengharuskan pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda seperti negara, negara bagian, wilayah, provinsi, kota atau lingkungan rumah tangga. Perusahaan dapat beroperasi di semua wilayah geografis, tetapi lebih memperhatikan perbedaan kebutuhan dan keinginan yang ada dalam segmen tersebut.

2.      Segmentasi Demografis

Yaitu dilakukan dengan cara pasar di bagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan variabel-variabel demografis seperti, usia, ukuran keluarga, jenis kelamin, penghasilan, agama, ras, generasi, kewarganegaraan, dan kelas sosial. Variabel demografis ini merupakan dasar yang paling banyak digunakan dalam membuat kelompok pelanggan, karena variabel ini sangat berhubungan dengan preferensi dan tingkat pemakaian.

3.      Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini dilakukan dengan mengelompokkan pembeli yang berbeda  berdasarkan gaya hidup atau kepribadian akan nilai.

4.      Segmentasi perilaku

Dalam segmentasi perilaku, pembeli dibagi menjadi kelompok- kelompok berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan mereka terhadap suatu produk.
Suatu hal yang dapat membantu Anda dalam menilai peluang pasar adalah informasi. Informasi yang lengkap dan akurat dapat membantu Anda dalam pengambilan keputusan, adalah :
a) menemukan pasar yang menguntungkan.
b) memilih produk atau jasa yang dapat dijual.
c) menentukan perubahan dalam perilaku konsumen.
d) meningkatkan teknik-teknik pemasaran.
e) merencanakan sasaran yang realistik.
f) meramalkan untuk masa yang akan datang.
Wirausaha kadang-kadang membuat kesalahan dalam usahanya karena sering mengambil keputusan berdasarkan perasaan dan pendapatnya sendiri. Sebagai seorang wirausaha, Anda harus dapat mengambil keputusan berdasarkan atas informasi terbaik yang dikumpulkan. Informasi pasar akan membantu untuk menemukan pasar baru yang dapat dimasuki dan menemukan pelanggan baru dalam pasar yang ada sekarang serta mengetahui produk-produk baru yang mempunyai potensi untuk dikembangkan pada masa yang akan datang.
Melalui informasi pasar Anda harus dapat mengetahui alas an dari kesuksesan atau kegagalan usaha yang ada sekarang. Oleh karena itu, mengumpulkan informasi pasar untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut akan dapat membantu seorang wirausaha menjadi lebih berhasil.
a) Produk/jasa apa yang merupakan kebutuhan sekarang dan
potensial dari pelanggan/calon pelanggan Anda ?
b) Pasar-pasar tambahan mana yang dapat dimasuki wirausaha yang baru ?
c) Karakteristik khusus apa yang dapat Anda diamati dari pelanggan ?

Apakah produk/jasa anda mempunyai keunikan/ Dengan memperhatikan hal tersebut di atas, wirausaha dapat belajar banyak tentang pelanggan mengenai bagaimana mereka berpakaian ? Berapa umurnya ? Bagaimana status pernikahan mereka ? Berapa yang mempunyai anak ? Apa hobi mereka ?Bagaimana tingkat status sosial mereka ? Serta apa kebudayaan mereka ?

Pertanyaan-pernyataan ini dapat meningkatkan kepekaan wirausaha tentang pelanggan mereka. Simpanlah catatan itu selama seminggu dan dari kunci-kunci yang sederhana ini, pelajarilah apa yang akan dapat anda ketahui tentang pelanggan anda! Informasi pasar juga merupakan seni, karena berkaitan dengan sikap orang yang selalu berubah-ubah. Dengan cara mengumpulkan data pemasaran secara teratur dan obyektif, anda akan mampu mengetahui lebih banyak dan lebih baik tentang pasar-pasar anda.
Setelah mengamati pasar maka pengusaha harus mengidentivikasi serta mengevaluasi peluang pasar yang berarti suatu kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap organisasi dimana mereka hidup di bawah tekanan perubahan. Perubahan yang diakibatkan oleh kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan telah berimplikasi pada semakin beraneka ragamnya kebutuhan dan tuntutan hidup setiap individu. Setiap organisasi hidup di bawah pengaruh perkembangan budaya yang dicapai oleh masyarakat di sekitarnya serta faktor-faktor eksternal lainnya; seperti kondisi ekonomi, situasi politik, keyakinan dan nilai serta norma yang dianut masyarakat. Keadaan yang terjadi di luar organisasi tersebut ada yang bisa dikendalikan oleh perusahaan dan ada juga bahkan pada umumnya merupakan keadaan atau faktor yang tidak bisa dikendalikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s